Pengumpan:
Tulisan
Komentar

SOYUSTA (BEK & JOO)

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Oleh: Nur Shollah

Jakarta, 18-02-2002

- BEK

Padahal gue kepenge…n banget hari-hari gue penuh dengan kebahagian, yang mana kebahagian ini di isi oleh cinta. Sudah barang tentu sama sang pujaan alias sang kekasih, tapi sampai saat ini angan-angan itu belum juga tercapai, disebabkan oleh faktor situasi dan kondisi (sikon). Misalkan saja; dari segi waktu dan kantong yang tidak memungklinkan, ya… biarlah semua itu cukup gue rasain aja dan gue jadi-in angan-angan. Entah sampai kapan segala angan-angan gue ini bakalan jadi kenyataan. Andaikan gue bisa ngajak doi nonton film di bioskop berduaan, ngajak makan-makan di restorant berduaan, jalan-jalan (rekreasi) juga berduaan, pokoknya semua yang indah-indah cukup berdua (berdua: gue sama doi). Terkadang dari gue pribadi, kalau di lihat dari ‘sikon’ sudah terpenuhi, namun masih ada saja kendala yang membuat angan-angan itu tidak tercapai (gagal lagi) disebabkan si doi sedang dalam keadaan tidak memungkinkan, alasannya nggak sempatlah, apalah, sehingga rencana itu gagal lagi dech…

Lanjut Baca »

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>


Oleh: Nur Shollah

Berbicara tentang wanita, sama halnya sedang membincangkan seputar masalah politik yang penuh dengan intrik dan berbagai macam problematika. Sehingga menjadi penting untuk dicarikan jalan keluar (solution), bahkan ini sudah merupakan bagian dari sebuah polemik yang tak pernah ada habisnya. Mulai dari mengenali segi karakter individu wanita itu sendiri yang beragam kepribadiannya, kemudian dilihat dari kondisi kehidupan yang penuh dengan lika-liku.

Lanjut Baca »

Sang Abstrak Berada

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Oleh: Nur Shollah

Di bilang ada, secara kasat mata tidak ada. Di bilang tak ada pun naluri terkadang muncul suatu keyakinan sedang berada. Punya nama tapi tak punya bentuk, adanya itu tidak kelihatan. Dia adalah sesuatu yang semu dan abstrak, hanya perasaanlah yang terdapat dalam jiwa seseorang mengatakan bahwa Dia ada.

Lanjut Baca »

Cahaya Kalbu Yang Memancar

<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>

Oleh: Nur Shollah

Ketika seseorang mulai merasakan sesuatu yang mengganjal pada dirinya, itu menandakan ia harus merenungkan segala hal yang sedang dialami. Banyaknya problem yang merasuki jiwa dan perasaannya, maka otak dan hati atau yang disebut dengan akal mulai berfungsi (aktif) disebabkan oleh tuntutan kehendak, dengan begitu ia akan lepas dari segala beban yang menghantuinya.

Lanjut Baca »

Amaliyah

Oleh: Nur Shollah

Amaliyah berasal dari kata amal, yaitu perbuatan. Atau yang sering kita kenal dengan sebutan amal perbuatan, dari dua kata yang berbeda tetapi artinya sama. Amal dapat juga dikenal dengan sebutan aktivitas, yang ruang geraknya lebih mudah untuk dilihat secara kasat mata (zhohir). Apakah amal perbuatan yang dikerjakannya itu adalah sesuatu yang baik atau buruk. Mulai dari sinilah, kita dapat memahami bahwa setiap amal perbuatan akan membuahkan hasil sesuai dengan apa yang telah dikerjakannya.

Lanjut Baca »

BUDAYA POLITIK CIPUTAT

Oleh: Nur Shollah

Semua aktivitas kehidupan tidak terlepas dari kebudayaan. Baik itu sosial budaya, seni budaya, bahkan sampai pada sebuah karya dan sastra. Tentu nilai-nilai kebudayaan harus selalu dikedepankan sebagai tolak ukur kode etik dan tradisi kita. Dengan menjunjung tinggi kebudayaan, maka harkat dan martabat kita akan sealu dihargai dan dihormati.

Lanjut Baca »

Oleh: Nur Shollah

Pemilu putaran kedua yang diselenggarakan pada tanggal 20 September 2004 lalu telah berlangsung dalam pemilihan pasangan calon capres dan cawapres, berbagai partai politik berlomba-lomba mencari kekuatan dengan mengusung calon presidan dan calon wakil presiden yang dijagokan, calon yang akan memasuki pada putaran kedua adalah pasangan Megawati Soekarno putri – Hasyim Muzadi dengan koalisi kebangsaannya, rivalnya adalah Susilo Bambang Yudoyono (SBY) – M. Yusuf Kalla (MYK) dengan koalisi kerakyatannya. Dari kedua calon ini bersaing secara ketat, karena telah diperkirakan dalam perolehan suara sangat tipis sekali persentasinya.

Lanjut Baca »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.