<!– @page { size: 8.5in 11in; margin: 0.79in } P { margin-bottom: 0.08in } –>
Oleh: Nur Shollah
Jakarta, 18-02-2002
- BEK
Padahal gue kepenge…n banget hari-hari gue penuh dengan kebahagian, yang mana kebahagian ini di isi oleh cinta. Sudah barang tentu sama sang pujaan alias sang kekasih, tapi sampai saat ini angan-angan itu belum juga tercapai, disebabkan oleh faktor situasi dan kondisi (sikon). Misalkan saja; dari segi waktu dan kantong yang tidak memungklinkan, ya… biarlah semua itu cukup gue rasain aja dan gue jadi-in angan-angan. Entah sampai kapan segala angan-angan gue ini bakalan jadi kenyataan. Andaikan gue bisa ngajak doi nonton film di bioskop berduaan, ngajak makan-makan di restorant berduaan, jalan-jalan (rekreasi) juga berduaan, pokoknya semua yang indah-indah cukup berdua (berdua: gue sama doi). Terkadang dari gue pribadi, kalau di lihat dari ‘sikon’ sudah terpenuhi, namun masih ada saja kendala yang membuat angan-angan itu tidak tercapai (gagal lagi) disebabkan si doi sedang dalam keadaan tidak memungkinkan, alasannya nggak sempatlah, apalah, sehingga rencana itu gagal lagi dech…
“HANYALAH KAU”
Hanyalah kau satu-satunya
pilihanku, pujaanku
Hanyalah kau cintaku seutuhnya,
abadi selamanya
Hanyalah kau bagian hidupku
tiada orang lain, tiada cinta lain
Hanyalah dambaanku
sepanjang hayat,sampai mati
Kuserahkan semuanya
kepadamu seorang, yang paling kusayang
Belahlah dada, lihatlah hati
telah kuukir di dalam, namamu duhai kekasih
Cukup satu patah kata,
hanyalah kau cintaku
Jakarta, 19-02-2002
+ JOO
Say…, malam ini gue nggak bisa belajar, konsentrasi buyar, nggak tau kenapa yach?. Kayaknya ada sesosok bayangan yang selalu bikin gue nggak bisa fokus ke buku pelajaran yang ada dihadapan gue sendiri. Perasaan gue melayang, mencari jawaban di luar sana, ada apa gerangan. Kok malam itu gue inget terus bayangan itu!, siapa dia?
“ANDAI AKU BURUNG”
Andaikan aku seekor burung
yang bisa terbang bebas di angkasa.
Kesana-kesini mencari alam bebas
dan kebahagiaan.
Akan aku lakukan semua kehendak hatiku
untuk meraih semua angan-angan.
Seorang kekasih yang penuh dengan tanda tanya,
dan rasa kekecawaan yang kini tak pernah terkabulkan.
Maafkan aku.
Bukannya aku tak mengerti perasanmu.
Tapi….
Aku mohon pengertian darimu yang setia.
Jakarta, 20-2002
+ JOO
Bang Bek, boleh nggak Joo nanya?
-
Siapa sich yang dimaksud dengan seorang kekasih?
-
Dan siapa pacar abang yang sebenarnya? Jelaskan!
-
Atas dasar apa abang memilih Joo? Jelaskan!
-
Jelaskan hal-hal yang tidak abang suka dari Joo, baik dari segi sikap, pembicaraan, tingkah laku, termasuk larangan dan aturan yang harus Joo jalankan!
-
Wajib dijawab!
Jakarta, 21-02-2002
- BEK
Dik Joo, sepertinya dik Joo masih ragu sama abang, mengapa…? Selama ini abang selalu memberikan sesuatu yang meyakinkan buat dik Joo. Kalau yang ditanyakan siapa seorang kekasih, itu adalah seseorang yang selalu ada di hati abang, alias orang yang selalu disayangi dan dicintai. Dan orang itu adalah tidak lain dik Joo sendiri. Ya…, karena dik Joo lah satu-satunya orang yang selalu ada di hati abang (seutuhnya). Sorry, ini bukannya lagi nggombal, melainkan sebuah realita alias fakta yang ada. Kalaupun sesuatu dari sikap maupun tingkah laku dik Joo yang barangkali mungkin abang tidak suka, dalam hal ini abang tidak dapat berkomentar apa-apa, sebab cinta abang sudah begitu besar pada dik Joo, sehingga abang pun cukup bersikap cuek ajach, habisnya mau dibilang apa, itulah dik Joo yang sebenarnya. Abang harus bisa menerima dan mengerti. Mungkin hanya ada satu yang abang bisa berkomentar, yaitu dalam hal ucapan. Janganlah sesekali dik Joo mengeluarkan kata-kata yang sekiranya ada keraguan pada cinta abang. Abang selalu berusaha kok untuk tetap setia, kalaupun saja ada kekurangan, anggap saja itu suatu kekhilafan alias lupa. Yang terpenting adalah, bagaimana caranya dik Joo bisa memahami sikap abang seperti halnya abang mengerti akan sikap dik Joo. Prinsip akan cinta kita yaitu, jangan terlalu banyak berharap tentang masa depan, jalani saja terlebih dahulu untuk masa sekarang, segala urusan serahkan saja semuanya kepada Tuhan Yang Maha Esa, sebab Dia-lah yang lebih tau dari segala urusan.
“CINTA MILIK KITA”
BUMIKU ADALAH BUMIMU JUGA
LANGITKU ADALAH LANGITMU JUGA
ALAM SEMESTA MILIK KITA BERDUA
BAHKAN CINTA HANYA KITA YANG PUNYA
TANYAKAN-LAH PADA HEWAN-HEWAN
TANYAK PULA PADA PEPOHONAN
DIMANA-KAH CINTAKU BERADA
HANYA PADAMU-LAH SEORANG DARA
WAHAI BIDADARI PUJAAN HATIKU
JANGANLAH ENGKAU MERASA RAGU
WAJAHMU SELALU KU INGAT
NAMAMU TERUS MELEKAT DI DALAM KALBU
KARENA CINTA ADALAH
MILIK KITA BERDUA
Soal buat dik Joo.
-
Buatlah resensi dari apa yang telah dik Joo baca!
-
Simpulkan secara mendetail, kira-kira apa yang terkandung dari ungkapan abang!
-
Sorry…., ini bukannya nyuruh lho…, anggap saja iseng-iseng berhadiah tanpa undian.
-
Sambil pejamkan mata lalu bayangkan!
-
Sun ghaib, hmm…., ach…., asyik khan?
-
Mau lagi? Nanti ya…., dach….
Jakarta, 23-02-2002
+ JOO
Bang Bek, maafin Joo yach, bukannya Joo meragukan cinta abang yang begitu tulus dan terkesan romantis. Tapi Joo terkadang nggak begitu yakin dengan tingkah laku, ucapan maupun kata atau issu-issu dari luar. Tapi terkadang jug a Joo pertimbangkan lagi apa yang telah Joo lihat dan alami ternyata memang meragukan. Bang Bek, Joo yakin abang menyayangi Joo sebagaimana Joo menyayangi abang sepenuhnya. Seperti yang dikatakan oleh abang pada Elly (teman kita) kemarin “Bahwa cinta bisa dating belakangan”. Benar juga menurutku begitu, dengan adanya rasa kasih dan saying, rasa saling pengertian dan saling terbuka, Insya Allah rasa cinta akan dating dengan sendirinya. Jadi, intinya dan yang paling utama adalah “rasa saying dan saling pengertian”, ok!
Mengingat akan kata-kata “karena dik Joo lah satu-satunya orang yang selalu dihati (abang)”. Satu-satunya apa yang kedua, mungkin juga yang kelima. Oh yach, lupa. Soal ini diharap anggap anggap saja angina angina berlalu, yach. Dan, jangan abang masukin kehati, Joo cuma mau meresensi ungkapan yang telah abang nyatakan (dalam tulisan). Itu saja nggak salah khan…. Dan kalau memang sekiranya dapat membuat abang kesal atau tersinggung, sekali lagi maafin Joo yach! Bang Bek, abang itu lucu. Terkadang abang bersikap ‘dewasa’, terkadang juga bersikap seperti kekanak-kanakan alias blo’on (bodoh). Udah lupain saja yang penting “AKU SAYANG KAMU”. Sekarang bagaimana, abang sayang nggak sama aku?
Jakarta, 26-02-2002
+ JOO
Bang, kenapa abang nggak terbuka sama aku, dan abang tidak pernah jujur apalagi serius dengan semua perkataan yang telah abang ucapkan hari ini –buktinya, abang aku tanya jawabannya malah kemana, itu khan suatu hal yang mustahil bangeut. Eh…, nggak taunya janjian di depan (jalan raya) sama…. (pacar) lama (Aisyah namanya), dan akhirnya pergi dech, lupa dech sama kita (yang sudah janjian). Sekarang tolong abang jawab yang sejujurnya, dan kalau abang jujur, aku akan merasa bangga ternyata abang orang yang setia. Tapi, kalau misalnya abang pergi ke tempat yang seperti kita bicarakan di kelas tadi (yang barusan; mau besuk Aisyah yang sedang sakit), aku nggak apa-apa, aku malahan senang. Ternyata rasa toleransi abang masih ada sama seseorang yang aku anggap teman (pacar lama abang). Tapi, yang aku benci dari abang yaitu ketidak-jujuran.
“CURHAT”
BAGAIKAN SEPASANG BURUNG MERPATI
YANG TIDAK AKAN PERNAH MERASAKAN
KEBAHAGIAAN DUNIA INI
YANG SATU TERPENJARA
BAGAIKAN PIDANA
SEDANGKAN YANG SATU LAGI
TERBANG BEBAS
MUNGKIN TANPA ARAH
ATAU SEBALIKNYA
MEREKA TIDAK AKAN PERNAH
UNTUK BERSATU
DAN BERTEMU
UNTUK MERAIH ANGAN-ANGAN
DAN KEINGINAN MEREKA
YANG SELAMA INI
SAMA TERPENDAM UNTUK DIUNGKAPKAN
KECUALI MELALUI SENYUMAN
Bersambung (To Be Continue).
Udah dulu yach, lain kali cerita akan aku lanjutkan, soalnya aku ngantuk dan aku tidur berdua lagi sama yang berlainan jenis, yaitu “guling” teman tidur setiaku setiap malam. Dia aku peluk erat-erat tak akan aku lepas sebelum waktu subuh tiba. Good night.
Jakarta, 28-02-2002
- BEK
Du…h, yang cantik. Joo maafin abang yach! Sikap abang sudah bikin bingung Joo…, habisnya Joo juga sich yang bikin suasana semuanya jadi bingung. Terus terang ajach, bukannya abang menyalahkan dik Joo nich. Untuk persoalan kemarin sebenarnya kesalahan dik Joo nggak banyak (cuma sedikit). Tapi, yang menjadikan persoalan itu menjadi besar dikarenakan abang lagi dihadapkan oleh masalah yang cukup besar. Dan kalau masalah yang besar saja belum beres, tapi sudah ditambahkan sama satu masalah lagi, walaupun tambahan itu kecil, namun itu juga malahan menambah persoalan menjadi lebih besar lagi.
BERIBU-RIBU BINTANG DI LANGIT
HANYA SATU YANG BERCAHAYA
BERIBU-RIBU WANITA CANTIK
HANYA ‘DIK JOO’ YANG ABANG CINTA
Abang janji, untuk melupakan semuanya apa yang sudah pernah terjadi. Anggap saja semuanya itu adalah suatu ujian yang mesti kita hadapi tuk mencari jalan keluarnya. Dan jalan keluarnya itu sebagai pelajaran buat kita berdua. Dan abang akan tersenyum lagi…. Dik Joo tersenyum juga dong! Du…h, manisnya.
NB. Sun kecup tujuh kali sambil pejamkan mata, lalu hayati!
“PROBLEMATIKA”
Dunia yang fana ini,
penuh dengan problematika kehidupan.
Dari konflik individu,
maupun antar individu.
Sampai dengan konflik golongan,
maupun antar golongan.
Baik itu problema yang timbul dari dalam diri sendiri,
maupun antar manusia itu sendiri.
Ataupun problema yang timbul dari golongan itu sendiri,
maupun antar golongan dengan golongan.
Di keluargakah,
di masyarakatkah,
di manapun manusia melangkah,
setiap kehidupan di dunia
selalu ada yang namanya problema.
Jadi wajar kaha…n?
Jakarta, 03-03-2002
+ JOO
“DIARY HATIMU”
Biarkan aku menjalin asmara,
dengannya yang kucinta.
Jangan kau menghalang,
walau pedang bukan penghalang.
Gelora rindu buatku merasa tersiksa,
jauh darinya.
Andaiku punya sayap,
kau di bulan akan kujelang.
Kasihku, dengarlah suara isi hatiku,
kata hati ini.
Hanya darimu seorang yang kucinta.
Kekasih, tulis namaku di dalam diary hatimu,
agar kau kenang selalu.
Tiada nama yang lain, selain namaku.
Kekasih, setiap senyummu pengobat rindu hatiku.
Setiap aku dekat dan berada di sisimu,
aku merasa tentram.
Seakan-akan dunia milik kita berdua.
Puisikan segala janji-janji kita,
untuk kita jadikan kenang-kenanganan
di kemudian hari.
Dan jangan lupa,
bekas semua kepalsuan dan kebohongan,
dan hindarkan dari pendusta.
“KAMUT”
-
Cinta tidak mungkin sejati kecuali dengan salin memberi dan menerima (pengertian).
-
Ilmu menyesuaikan manusia dengan lingkungannya.
-
Agama menyesuaikan manusia dengan jati dirinya.
-
Cinta tanpa penghormatan dan semangat hanyalah sebatas persahabatan.
Jakarta, 04-03-2002
+ JOO
Kadang aku berpikir, bahwa hidup tanpa seorang yang tak dikenal secara dekat, mungkin orang tersebut tak akan dekat denganku, dan tak akan terjalin kasih dan sayang itu. Mungkin aku seorang wanita yang memiliki hati dan nurani, yang selalu ingin disayang sepanjang masa. Maaf, bukannya aku manja, tapi rata-rata sifat wanita memang seperti itu. Dan apabila wanita itu sudah disakiti, maka dia akan sakit hati, mungkin juga stress. Perasaan akan seorang wanita lebih lembut daripada laki-laki. Dan aku sendiri merasakan, apabila aku dikasari, akupun tak akan tinggal diam. Dan apabila aku disakiti, dan akupun tak akan tinggal diam. Kau bisa begitu, kenapa aku tidak? Apabila aku ditinggalkan, akupun akan pergi. Mungkin menurutmu wanita akan selalu mengalah apabila keinginannya tidak tercapai, tidak juga…. Tapi, kau percayalah padaku, aku tidak akan mungkin melakukan seperti itu apabila kau tak menyakitiku. Apabila kau menyayangiku, akupun akan menyayangimu.
Manusia saling membutuhkan antara yang satu dengan yang lainnya, dan tidak dapat hidup sendiri tanpa bantuan orang lain. Suatu persidangan tidak akan berjalan apabila salah satu anggotanya tidak hadir. Begitupun sekawan seorang sahabat berkumpul tapi ada satu orang yang tak hadir, maka kumpulan tersebut tidak dikatakan lengkap. Terus terang, aku merasa kehilangan apabila kita lagi berkumpul, terus kau tiba-tiba pergi tanpa alas an yang pasti. Aku tidak mengerti sifatmu seperti itu, dan apa maumu sebenarnya?
Sebelumnya aku minta maaf karena aku telah banyak ngomong, dan selalu ingin tau akan dirimu. Tapi kalau seperti ini aku jadi serba salah, dikata nggak bisa ngertiin dach, apa dech pokoknya aku minta penjelasan yang jelas.
I love you forever, yang selalu menyayangimu.
Bang Bek sayang, maafkan aku yach…7x, sebenarnya aku ingin kepastian dari abang!, itu aja nggak banyak kok, dan nggak susah untuk menjawabnya!
Sekali lagi maafin aku, aku telah banyak komentar, sehingga membuat abang jadi pusiiing.
AKU SAYANG KAMU
AKU SAYANG KAMU
AKU SAYANG KAMU
AKU SAYANG KAMU
Jakarta, 05-03-2002
- BEK
Adik manis…, sorry banget nich. Abang belum bisa ngasih jawaban sekarang, sebab belum waktunya. Khan abang pernah bilang, nanti juga kalau memang sudah ada waktu yang tepat, abang bakalan kasih tau kok. Abang nglakuin begini untuk kebaikan kita (baik untuk dik Joo, baik juga untuk abang), begitu…. Sabar ya sayang…, ya manis…, yang cantik, yang imut-imut (kucing kali).
BUKAN MAKSUD ABANG MEMPERMAINKAN CINTA
TETAPI MAKSUD ABANG TUK KEBAIKAN CINTA KITA
PERCAYALAH PADA ABANG
ABANG, ABANG, ABANG…. (HOY)
“PELITA HATIKU”
OH… PELITA HATIKU
JANGANLAH PERNAH PADAM
BERIKAN AKU SINAR
PANCARAN CAHYAMU SEPANJANG MASA
AKU TAKUT AKAN KEGELAPAN
KESUNYIAN MENGHANTUI KALBU
TEMANI AKU DAN TERANGILAH
BERIKAN KEHANGATAN DI DALAM JIWA
HARI-HARIKU PENUH DENGAN CINTA
OH… PELITA HATIKU
ENGKAULAH SEGALANYA BAGIKU
SIANG DAN PETANG KAU TETAP BENDERANG
MALAM NAN GULITA KAU TETAP BERCAHAYA
JANGANLAH PERNAH PADAM
BERSINARLAH KAU SEPANJANG MASA
SEBAB AKU TAKUT AKAN KEGELAPAN
KEHANGATAN CAHAYAMU SELALU KURINDU
OH… PELITA HATIKU
Jakarta, 10-03-2002
+ JOO
Malam minggu ini pada jam 8.00 tanggal 10 Maret 2002 aku bette (BT) sekali. Tak ada yang temani aku, sampai telepon pun diam semalaman, tak mau berdering untukku. Tapi aku sudah biasa dengan situasi seperti ini. Bagiku hari-hari ini tak ada istimewa malam minggu, sama dengan malam jum’at, begitpun hari-hari yang lainnya.
Jakarta, 12-03-2002
+ JOO
Bang, hari ini aku kangen banget sama abang entah kenapa. Rasanya pengen ketemu dan pengen dekat selalu. Tapi, mau diapain lagi, kita sekarang lagi berjauhan antara Ciganjur – Pelabuhan Ratu. Walaupun kita berjauhan, tapi hati kita tetap bersatu khan? Bang, entah kenapa setelah aku bersama abang ada yang lain. Baik dari perasaanku sendiri, segi perbuatanku, pokoknya hari-hariku penuh dengan bayanganmu. Mungkin abang akan berpikir semua ini hanyalah gombal, tapi kenyataannya kok aku merasakannya sendiri.
Terus terang saja, aku sudah banyak kenal cowok, tapi mereka biasa saja, cuma sebatas yach kata-kata dan janji-janji yang tak berarti. Mereka berkata tanpa kenyataan, semuanya dusta. Dan baru sekarang aku menemukan seorang cowok yang begitu sayang dan terkesan romantis. Mulanya aku asing dan aneh sama semua perbuatan seperti ini, tapi lama-lama aku pahami. Mungkin ini sifat seorang abang yang aku kenal selama, padahal aku kenal abang belum lama khan…, baru kurang lebih 6 (enam) bulan. Aku nggak tau gimana ceritanya, aku bisa dekat dengan abang! padahal sosok seorang abang Bek itu asing bagiku.
Jangan kau sia-siakan kepercayaan ini. Jadilah kau orang yang amanah, bisa memegang apa yang orang lain percayakan padamu di dunia ini. Jarang orang yang bisa mengerti akan diri kita. Apa yang kita inginkan, jarang orang untuk mengerti. Begitupun masalah yang telah kita miliki, tidak akan selesai tanpa ada komunikasi dengan orang yang kita percaya, dan tidak akan selesai tanpa ada saling keterbukaan.
Jakarta, 17-03-2002
+ JOO
Aku menginginkan saat-saat bersamamu, tertawa dan bercanda ria. Tapi, semua ini jarang kita temukan karena situasi dan kondisi (sikon) yang memisahkan kita. Sehingga kita tidak dapat bertemu di hari dan waktu yang telah kita rencanakan. Padahal, aku sudah membayangkannya akan dating kebahagiaan itu. Namun aku tidak dapat izin (dari pamanku) untuk pergi. Hatiku sangat kecewa dan terpukul sekali dengan pamanku yang tidak mengizinkan aku pergi. Aku ngrasa bersalah samamu (abang) dan semua sahabat setiaku (Adang, Elly, Akew, Santi, Gaper, Sumi). Hanya satu kata yang dapat aku ungkapkan “Maafkan aku”, karena aku tak dapat ikut dengan kalian semua. Terutama aku tidak dapat menemanimu (abang) di sana (Kebun Raya Bogor). Dimana suatu kesempatan buat kita untuk menyimpan suatu kenang-kenganan, untuk beberapa waktu yang tersisa menjelang hari perpisahan sekolah kita! “AKU SAYANG BANG BEK”.
Jakarta, 21-03-2002
- BEK
BT lagi…, BT lagi…, bosan kalau harus selalu begini. Tiap kali ada saja yang bikin BT, nggak tau dach kenapa (hati bertanya). Dipikir-pikir sebenernya nggak ada tuch yang harus dibikin BT, mungkin dari bawaan saja kali ye…, atau barangkali kondisinya yang lagi nggak fit (bisa jadi).
Kemungkinan besar yang bisa bikin BT:
-
Kondisi yang lagi nggak enak badan.
-
Kebanyakan pikiran (tapi apaan ya…)
-
Nggak ada penghibur, supaya gue jadi nggak BT.
-
Apa sebab karena semuanya (1,2,dan3)
Tentunya sich harus ada yang menghibur gue barang kali, paling nggak ada yngajak ngobrol. Sepertinya yang gue alami sekarang, ketika gue lagi BT nggak ada seorangpun yang peduli sama gue alias nggak ada yang mau tau. Masa iya sich gue yang lagi BT, gue juga yang harus ngajak ngobrol duluan, aneh kali ye…. Kalau memang sudah begini mau dibilang apalagi, mungkin gue harus rasain ajach. Lagian gue juga nggak pengen orang tuch harus repot-repot mikirin gue. Biarlah kalau memang harus gue jalanin sendiri, terpaksa gue cari jalan sendiri. Siapa tau gue juga masih bisa mengatasinya sendiri, walau tanpa bantuan orang lain.
“ENTAH MENGAPA”
ADUH…, JADI BINGUNG
ENTAH MENGAPA
ADUH…, JADI PUSING
ENTAH MENGAPA
HIDUPKU TAK MENENTU
PIKIRANPUN TIADA MENYATU
KACAU JADINYA
BEGINI SALAH, BEGITU JUGA SALAH
APA YANG MESTI DIPERBUAT
AKU PUN TAK PERNAH TAU
BILA INI HARUS TERJADI
PADA DIRI SENDIRI
MAKA AKU AKAN MENCARI
APA YANG TELAH TERJADI
BIARKANLAH AKU
YANG KINI DALAM KEGALAUAN
AKU YAKIN ESOK KAN MASIH ADA
PINTU JALANPUN TETAP TERBUKA
Jakarta, 27-03-2002
- BEK
Dik Joo yang masih abang cinta. Sebelumnya abang minta maaf sama dik Joo, yang barangkali di hati dik Joo bertanya-tanya. Kenapa sich selama ini sikap abang lain, nggak kaya biasa-biasanya. Habisnya gimana yach…? Abang sendiri juga nggak ngerti, kenapa semua ini harus abang lakukan. Padahal abang sadar kalau perbuatan atau sikap abang ini salah. Abang minta sama dik Joo, sikap abang ini jangan diambil ke hati (kesal). Yang lagi abang butuhin sekarang ini adalah supaya dik Joo mau ngertiin dan mau perhatiin abang dengan tulus.
Jakarta, 04-04-2002
+ JOO
Bang, kurang apa sich perhatianku selama ini. Padahal aku sudah berusaha untuk melakukan yang terbaik, tapi mungkin abang tanggap semua itu tak berarti apa-apa. Yach…, terserah dech apa katamu. Aku sudah bosan dengan semua ini. Aku ingin abang juga ngertiian aku, disaat aku butuh abang, abang nggak ada di sisiku. Di saat aku BT, kau juga menghiburku. Di saat aku kesepian, kau dating! Dan sebagainya (dsb).
“BUAH CINTA”
TIADA KATA BERPISAH
BILA SEGALANYA HARUS BERAKHIR
DAN PERPISAHAN INI
TIDAK AKAN TERJADI
JIKA KITA MEMPERTAHANKANNYA
CEMBURU ADALAH BUAHNYA
DARIPADA CINTA SEJATI
PERMASALAHAN DALAM SEBUAH
PERJALAN CINTA ADALAH
SUATU JEMBATAN
UNTUK MENAMBAH KEAKRABAN
Benar nggak bang? Coba camkan semuja kata-kata ini!
Jakarta, 06-05-2002
+ JOO
BT lagi dech kalau gue didiemin seharian nggak ditegur dach, janagankan ditegur nengokpun nggak! Senernya tuch gue pengen ngobrol, pengen dekat dan bercanda sama loe, tapi kaya loe sendiri ogah-ogahan ngeliat gue, kenapa? Apa selama ini abang sudah bosan? Ngomong saja dech sejujurnya biar aku nggak bingung lagi! Pada waktu pulang abang nggak izin dan pamit sama teman-teman terutama sama aku. Padahal aku pengen banget ngomong sama abang, tapi mau diapain lagi abang sudah pergi duluan dan serasa tidak kenal sama aku. Abang punya masalah yach? Atau abang marah sama aku karena pada hari sabtu, mungkin hal-hal yang lain? Aku tunggu jawabannya secepat mungkin! “Yang selalu menyayangi abang”.
Jakarta, 08-05-2002
- BEK
I don’t know. Semua berlalu dengan sendirinya, dan berjalan dengan sendirinya. Maka pikirkanlah sendiri, apa yang telah terjadi! Mungkin semua ini memang harus terjadi, sebab kaulah sebagai awal dari penyebabnya. Kau tidak pernah tau atau tak pernah merasa, kiranya apa yang sebenarnya terjadi, tanyakan pada dirimu! Bukannya aku tak mau bicara atau berterus terang, tapi aku telah jenuh dengan pertanyaanmu yang itu-itu saja. Coba kau renungkan dan camkan!
Sekali lagi, apa yang pernah aku katakana sebelumnya, dan apa keinginanku yang pernah kuangankan. Tenyata semuanya nihil dan tak ada yang berarti bagiku. Semua berjalan hanya biasa-biasa saja, tak ada yang istimewa. Bosan, bosan, bosan…. Kalau terus-terusan begini jangan salahkan aku, sebab aku tak mau disalahkan. Mungkin bagimu aku adalah orang yang sangat egois, tapi bagiku ini adalah prinsip, sip, sip….
Jakarta, 12-05-2002
Oh…, begitu yach prinsipnya. Kalau gitu selama ini yang kau salahkan aku. Aku awal dari semua maslah dan penyebab segalanya! Boleh, boleh kalau abang menyalahkan aku nggak apa-apa. Mungkin aku pantas barangkali abang salahkan! Dan abang harus ngerti, inilah aku!
Jakarta, 14-05-2002
+ JOO
Gue marah dan kesel, karena gue dikacangin! Tadinya gue mau pura-pura perhatian, e..h malah dikacangin. Gue jadi gedeg! Gue malas ngeliat loe. Benci!
Jakarta, 17-05-2002
+ JOO
Abang, aku kangen sama abang. karena abang diem saja, kalau nggak tiduran, pokoknya cari kesibukan sendiri dech. Pada waktu pulang (sekolah), aku cari abang di babeh (warung; tempat biasa nongkrong anak-anak sekolah) nggak ada. Aku ketemu Cecep (teman sekolah; orangnya bongsor dan lucu kadang-kadang galak) katanya abang sudah pulang! Tapi pas aku ngeliat abang datang, aku senang sekali. Mungkin abang akan berpikiran kenapa aku nggak buru nyamperin, malah ngobrol sama si Adang (teman satu team), sebenarnya aku lagi tanggung ngobrol masalah pendapat mereka tentang aku sendiri.
Bang, ketika aku mau pulang, aku lihat muka abang lagi punya masalah atau mungkin sakitkah? Ngeliat abang seperti itu, serasa aku ingin memeluknya dan bicara sama aku semua yang abang alami saat itu. Ya..ch sudah, sekarang jalan terbaik untuk kita berdua yaitu, melupakan semua masalah yang sekiranya dapat mengganggu belajar kita, dan berusaha untuk berkonsentrasi terhadap pelajaran-pelajaran yang akan di EBTANAS kan besok. Tapi bukan berarti kita harus diem-dieman dan tak ada komunikasi, kita tetap saja seperti biasanya, ok! Aku ucapin “Selamat menghadapi EBTANAS semoga sukses untuk masa depanmu nanti”. AKU SELALU MENYAYANGIMU.
Jakarta, 20-05-2002
- BEK
Mulai sejak kapan yach, kita sudah nggak sama-sama lagi (ngobrol, jalan-jalan, main dll). Punya teman dekat tapi kayak teman jauh, dan jauhnya, jauh banget. Kadang-kadang kalau kebetulan lagi sama-sama, malahan bikin hati gue nggak seneng alias nggak asyik serasa kepengen jauh saja. Habisnya ada saja sich yang dilarang-larang, contohnya; orang lagi enak-enaknya ngerokok malah direbut, terus dibuang, apa nggak ngeselin tuch! Daripada bikin hati kesel lebih baik misah (pisah), bisa lebih bebas. Aku beba..ss.
Gunakan akal sehat bila sedang berpikir, karena dengan akal sehat hasilnya pun akan baik. Trims…, asal tau saja yach. Mau selalu deket apa terus jauh, terserah? Kalau gue sich yang enak-enak ajach, daripada bikin BT.
Jakarta, 29-05-2002
+ JOO
Oh…, jadi itu yach mau loe. Loe pengen bebas dan nggak mau gue atur, boleh!
Jakarta, 04-06-2002
+ JOO
Andaikan waktu ini milik kita berdua, akan aku gunakan sebaik-baiknya supaya tidak sia-sia. Dengan adanya perpisahan ini, kerinduanku semakin bertambah, karena aku jarang bertemu denganmu. Apa mungkin ini dinamakan cinta sejati?
Kalau aku ada di dekatmu, selalu bersamamu, rasanya hati ini damai dan tak ingin berpisah darimu, karena kau selalu terkesan romantis. Kadang kala aku lagi sendiri, aku ngebayangin saat-saat bersamamu, jalan-jalan ke gunung, ke pantai makan bersama. Pokoknya saat-saat yang indah ingin selalu bersamamu. Kapan itu akan tercapai. Angan-angan kau dan aku hanyalah sebagai angan-angan saja.
Jakarta, 17-06-2002
+ JOO
Setelah aku mendengar bahwa abang mau kuliah sekampus bersamaku, aku senang sekali, karena nantinya kita semakin sering ketemu, dan perjalanan cinta kita akan semakin kuat dan abadi, amin! Aku yakin bahwa abang bisa meraih semuanya apa yang abang cita-citakan. Aku akan selalu mendukungmu apapun yang akan kau kerjakan semasih aku setuju dan tidak melampaui batas-batas tertentu. AKU MASIH TETAP SAYANG.
Jakarta, 22-06-2002
+ JOO
Bang, tadi malam aku mimpi tentang kita berdua. Ceritanya begini….
Aku, abang dan teman-teman kita (Adang, Elly, Akew, Santi, Gaper, Sumi) pergi kesebuah gunung yang indah. Disana kita temukan sebuah gubuk kecil yang rapih, lalu kita hampiri gubuk itu karena hujan. Abang berkata padaku, bagaimana kalau kita neduh (teduh) di sini. Pas sudah sampai gubuk itu ternyata ada penghuninya sepasang suami-isteri yang sudah tua renta. Untungnya mereka baik sekali mempersilahkan kita dan teman-teman masuk kerumahnya! Semuanya masuk rumah (gubuk itu) dan pada ganti baju, lalu kita makan dan minum. Makanan kecil (snack) yang kita bawa dari Jakarta atau rumah masing-masing. Pada saat aku lagi makan-makan, aku lihat abang kedinginan karena kehujanan. Yang lucu nich, abang khan kedinginan, abang pakai switer (baju hangat) merah kebawahnya kolor pendek, dari situ pengen ketawa. Nggak lama kemudian swter merah itu aku yang pakai bang! Aku memakainya sama kaya abang, kebawahnya celana pendek. Kenapa bisa terjadi!
Bang, aku mau tanya apa arti dari switer merah itu? Apa tanda dari hubungan kita akan…, atau… entahlah! Kata orang sich, warna merah membawa sial, dan kalau tinta merah bertabur itu tandanya perpisahan! Tapi mudah-mudahan diantara kita tidak ada apa-apa, dan cinta kita tetap abadi, ok!
KALA AKU TERINGAT AKAN DIRIMU
KUBUKA BUKU HARIANMU
KUTULISKAN NAMAMU DISANA
SEBAGAI PENGOBAT RINDU HATIKU
HAMPIR SETIAP HARI KUTULIS NAMAMU
DI BUKU HARIANMU
TULIS…, TULIS….
Bang, sengaja kutaburkan banyak tinta hitam ini di buku harianmu, supaya kelak kita berpisah nanti akan kau jadikan kenang-kenangan. Dan suatu saat, ku harap abang mau membacanya dan mengenang masa-masa kita selagi bersama di sekolah maupun di luar sekolah, dan di manapun.
Jakarta, 19-07-2002
- BEK
SMU (MAN) telah usai, berganti dengan perguruan tinggi. Kehidupan di masa remaja kala SMU pun kini berganti dengan kehidupan yang lebih tinggi. Tapi walaupun demikian, cinta jangan sampai berubah, artinya kita harus tetap selalu menjalani sebagaimana mestinya. Namun, di masa yang kita menjadi jarang ketemu, itu bukan suatu alasan yang membuat cinta kita kendor. Usahakan tetap bersemangat dalam menjalani cinta kita.
“CINTA SEEKOR MERPATI”
BURUNG MERPATI TERBANG TINGGI
MENCARI RANTAUAN
JAUH ENTAH KEMANA
TUK MERAIH SEBUAH CITA-CITA
MESKIPUN BEGITU
ARAL-RINTANGAN TETAP DIHADAPI
PENUH SEMANGATNYA
TAK GENTAR DAN
TAK PERNAH GOYAH
SEBAB IA PUNYA CINTA
CINTA SUMBER KEKUATAN
CINTA SUMBER KETEGUHAN
KAMANAPUN KAN SELALU DIBAWA
DAN TAKKAN DILUPA
WALAUPUN LAMANYA
ITULAH SANG MERPATI
YANG MENGHARGAI
AKAN ARTINYA CINTA
SEKIAN LAMA DALAM KEKOSONGAN “MISS COMUNICATION”
BARU KINI MULAI TERISI SEPERTI MASA SILAM
Jakarta, 27-11-2003
- BEK
Setelah sekian lama tanpa ada komunikasi, maka sekian lama itu pula kita berpisah. Entah, mengapa semua ini bisa terjadi. Sungguh suatu kejadian yang tak dapat dimengerti. Namun biarlah, itu sudah kehendak Ilahi Robby yang telah menentukan kehidupan kita. Oh ya…, ada yang perlu adik ketahui. Catatan abang yang ke-9 (tanggal 19-07-2002) itu belum sempat dik Joo baca. Ketika ingin abang berikan selalu saja terhalang waktu yang seringkali tidak dapat bertemu. Dan sekalinya bertemu, sayang sungguh sayang buku ‘Diary’ ini tidak abang bawa. Tapi biarlah, sekali lagi ini adalah kehendak Tuhan.
Tapi mengapa kini kita dipertemukan kembali. Apakah mungkin ini juga takdir Ilahi, sungguh tak dapat dipercaya namun sebuah kenyataan. Dan sayang sungguh disayang, kita dipertemukan pada saat waktu yang abang berpendapat kurang tepat. Sebabnya apa, kok abang bisa mengatakan kurang tepat, karena abang kini sudah dimiliki orang lain. Ini bagian dari ujian juga buat adik Joo, khususnya ke abang. Andaikan adik Joo bisa mengerti dengan semua keadaan ini, mudah-mudahan bukanlah suatu beban yang berat melainkan hanya sekedar yang ringan-ringan saja, bahkan bisa saja ini bukan sebuah beban. Asalkan saja kita berdua bisa saling percaya, mengerti, memahami satu sama lain, maka kita pun akan tetap berbahagia. Apalagi di hari yang tepat pada ULTAH dik Joo, semoga saja tetap dalam hati yang bahagia, dan abang pun ikut bahagia. Sekali lagi abang ucapkan “SELAMAT ULANG TAHUN HAPPY BERTHDAY TO YOU”
Jakarta, 25-12-2003
+ JOO
Apa khabar say…, lama nggak berjumpa dan bercerita tentang kita.
Bang, kalau kita lagi kumpul aku kangen sama masa lalu. Kangen dengan cinta lalu (anggap ajach sebagai sejarah). Aku ingat kenangan yang tidak aku lupakan dan paling menyakitkan ‘di hati’, yaitu saat pulang sekolah di depan masjid Darul Adzkar (karang tengah, Lb.Bulus) jam 14.00, kalau nggak salah hari itu hujan terus-menerus, dan memang lagi musim hujan. Anak-anak (teman-teman) merencanakan mau main ke rumahnya sumi, tapi gue nggak mau ikut karena alasan sudah sore. Dan alasan itu yang abang paling nggak suka, namun aku tetap pada jawabanku tak mau ikut. Dan akhirnya abang dan teman-teman tetap pergi, meninggalkan aku sendiri di bawah pohon. Melihat mobil biru (angkutan Doyok) yang membawa kekasih (abang) dan teman-temanku, meninggalkan aku seorang diri di sana (depan masjid). Tak tahan aku menahan air mata di pipiku berjatuhan, bersama air hujan yang berjatuhan dari langit ke tubuhku. Hatiku berbicara sendiri “Tega sungguh tega tak berperasaan, sakit rasanya hati ini ditinggal orang yang aku sayangi”. Namun beberapa detik kemudian aku menengok ke arah kiri, abang berlari menghampiriku. Ada perasaan aneh campur haru, pokoknya susah tuk diungkapkan. Bagaikan film India ajach.
Haru, karena abang sudah rela tuk membatalkan rencana perginya. Dan sebenernya gue ingin marah dan nonjokin (pukulin) loe sepuasnya. Tapi gue juga ingin memeluk loe, bahwa gue juga sayang sama loe. Abang memang egois, norak, jelek, dekil, gue benci semuanya. Abang selalu menuntutku untuk mengikuti segala keinginanmu, tapi tak pernah aku ikutin. Karena semua keinginanmu bertolak belakang dengan keadaanku. Itulah penyebab-penyebab keretakan masalah kita. Tapi, sifat yang paling gue benci dari loe, yaitu nggak pernah curhat dan terus terang sama gue, lebih baik sama Santi (teman tapi adik) daripada sama gue. Padahal kalau dilihat dari kenyataannya gue adalah cewek loe, kenapa nggak boleh tau? Dan sampai sekarangpun Santi lah yang tau segalanya dibandingkan aku. Yach gue sadar, pendapat gue nggak pernah berarti di hati loe.
Sekarang, kenangan itu teringat lagi. Pas di waktu musim hujan, gue nungguin loe di sekolahan sampai pantat kepanasan tapi nggak juga datang. Mungkin angin telah menyampaikan isi hati gue ke Ciputat, dan angin itu harus menarik loe sampai ke sini (sekolah). Terlambat sudah kau, say…. Gue seneng bisa ketemu sama loe dan anak-anak walau Cuma sebentar.
Hari ini, walaupun seneng sudah ketemu, tapi ada 2 (dua) yang ngebetein (BT). Pertama, liat tampang loe yang kusut dan dekil kayak anak baru nemu (temu). Kedua, gue liat temen loe si Gaper abis…. Bang Bek, aku bilangin yach, kalau sudah punya cewek yang cantik mah kudu rapihan dikit donk. Jangan kusut berantakan gitu, nanti ceweknya nggak mau lagi. Abang harus buka lembaran baru dengan penampilanpun baru, berubah donk biar ceweknya nggak nyari lagi tau. Abang punya cinta dan sayang buat dia pergunakanlah dengan hati-hati dan sebaik-baiknya, jangan sampai terjadi kesalahan kedua kalinya. Kesalahan pertama jadikanlah pengalaman buatmu. Setelah aku mendengar katanya masalahmu sudah selesai, dan sekarang damai lagi, aku doakan semoga kalian kekal abadi sampai pelaminan, kalau bisa. Dan semoga kalian menjadi pasangan yang paling bahagia, jauh dari masalah dan lainnya.
Aku rasa, abang sudah seharusnya menentukan yang terbaik buat dirimu dan masa depanmu. Abang sudah gede (besar) dan sudah bisa memilih jalan atau pendamping yang terbaik buatmu, say. Bang, jangan pergunakan lagi rayuan-rayuan, puisi-puisi gombalmu itu kalau tidak ada kenyataannya. Simpanlah itu semua dalam kotak yang sudah terkunci rapat, ok! Good luck.
-
Pernyataan cinta dapat terbentuk:
-
Nyatakan cinta dengan bahasa verbal (lisan)
-
Nyatakan cinta dengan ungkapan langsung
-
Nyatakan cinta dengan kesetiaan
-
Nyatakan cinta dengan kecemburuan
-
Nyatakan cinta dengan hadiah
-
Nyatakan cinta dengan kepercayaan
-
Nyatakan cinta dengan nasehat
-
Nyatakan cinta dengan indahnya penampilan
-
Nyatakan cinta dengan perhatian
-
Nyatakan cinta dengan segala cara, terserah kamu yang penting sukses.
-
Kehormatan terbesar adalah kesetiaan
-
Modal terbesar adalah kemandirian
-
Cinta yang tulus adalah cinta yang jujur
-
Rata-rata rayuan adalah kegombalan.
Jakarta, 24-01-2004
+ JOO
Gue benci perasaan kangen itu timbul lagi saat kita bertemu. Sebenernya gue nggak pengen ada perasaan ini lagi, soalnya bisa membuat loe seneng dan gue merasa bersalah karena sudah merebut milik orang lain. Abang boleh bilang “cuma menolong” bisa saja, tapi hati tetap ajach nggak bisa dibohongin, milik orang nggak bisa dipegang begitu ajach bang. Sampai kapan kita terus begini, sampai kapan abang akan selingkuh darinya (pacar baru, Irma namanya). Boleh dibilang aku adalah orang pertama sebelum dia, tapi itu masa lalu say…. Dan sekarang abang harus tetapkan hati, dan cinta abang untuk seorang saja, supaya abang bisa menerima indahnya kesetiaan dan cinta sejati.
Bang, dalam cinta memang mengalami banyak rintangan dan cobaan, tapi dengan cobaan itu akan menambah rasa sayang kita sama dia (orang yang dicinta), akan menambah pengetahuan kita tentang dia, entah sifat-sifat dan kelakuannya. Belajarlah untuk hidup jujur dan mempunyai prinsip yang kuat, seperti apa yang abang bilang padaku, bahwa abang mempunyai prinsip. Tunjukkan itu bang, buktikan siapa abang yang sebenarnya !!!
Jakarta, 10-02-2004
+ JOO
Adu…h sayang, perjuanganmu harus berakhir sampai disini, kenapa? Apa abang kalah sama dia (Irma) atau abang yang mengalah demi kebaikan dia. Padahal aku berharap hubungan kalian (abang dan Irma) bisa abadi, sampai aku bisa mengantar abang kepelaminan. Bang, sabar yach perjuanganmu masih panjang. Aku yakin abang akan menemukan yang lebih baik, jadi jangan putus asa tuk berjuang. Eh…, ngomong-ngomong ini bukan karena aku khan? Aku nggak mau dilibatkan dalam keberakhiran ini. Aku nggak ingin jadi sumber masalah kalian berdua.
Terus terang, aku sebenarnya sedih mendengar berita ini. Aku mohon abang nggak menyalahkan aku, soal aku nggak menghasut salah satu diantara kalian. Aku hanya membantu bagaimana yang terbaik demi teman. Bang, apa aku gagal membantumu, aku harap tidak!
Sekarang buka lagi lembaran barumu, jangan sampai abang mengulanginya lagi untuk yang keempat (ke-4) kalinya. Abang sudah mengambil pengalaman ini tiga (3) kali, dan masalahnya semua hampir sama. Abang ambil hikmahnya dari semua kejadian ini, pikirkan itu!!!
Jakarta, 14-02-2004
- BEK
Sampai saat ini, abang belum bisa mendefinisikan apa itu cinta sejati. Karena sampai saat ini cinta abang nggak ada yang kokoh, selalu patah ditengah-tengah. Meskipun ini yang terjadi, namun abang terus berusaha bagaimana caranya, segala cinta itu bisa kokoh yang nggak pernah bisa patah.
Sampai saat ini, abang masih belum juga jenuh (kapok) dengan kegagalan-kegagalan dalam bercinta. Walaupun terkadang dari kegagalan itu berimplikasi pada kekecewaan, sehingga memunculkan rasa rendah hati. Karena dari kegagalan dan kekecewaan berarti menampakkan, bahwa abang bukanlah termasuk pria sejati. Tapi tidak juga membuat abang menjadi pesimis, karena dari kegagalan dan kekecewaan inilah abang tetap teguh dan terus berjuang, agar identitas sebagai pria sejati itu dapat abang raih. Seperti motto klasik yang selalu abang jadikan pegangan hidup, bahwa “Life is activity and activity is struggle”. Kehidupan adalah suatu kegiatan dan kegiatan itu butuh perjuangan. Maka, apapun kenyataannya, kehidupan yang sedang abang alami, lebih termotivasi untuk tetap menjadi diri abang yang sebenarnya. Yang tidak pernah mengenal lelah apalagi putus asa. Berikan abang stimulasi, agar dapat dan tetap pada diri abang yang sebenarnya! Bagi abang “wanita adalah subtansi kehidupan bagi setiap lelaki, dan energi power dalam memberi semangat hidup”.
Satu hal yang harus adik jadikan landasan sebagai balance (penyeimbang), tuk dapat mengerti tentang kepribadian antara laki-laki dan wanita. Karena dalam dunia percintaan, keduanya harus saling mengerti, memahami, dan mengisi. Bahwasannya “pria sejati adalah yang komit akan prinsip”. Pria lebih mengutamakan harga dirinya, daripada arti sebuah cinta. Maka hormatilah, bila ingin dihargai dan dipandang mulia. Dan “wanita yang mulia adalah, yang lembut akan tutur sapa”. Tidak pernah melontarkan kata-kata yang kasar dan menyakitkan, apalagi sampai menyinggung perasaan. Wanita perasaannya lebih sensitive dibanding dengan laki-laki. Maka, janganlah sampai atau pernah tuk merangsang laki-laki mengeluarkan kata-kata yang lebih kasar, apalagi sampai bersikap refresif terhadap wanita. Ini yang harus dicegah, karena akibatnya akan fatal.
Sering terjadi ketidakharmonisan, karena tidak adanya saling memahami diantara kedua belah pihak. Dari itu diperlukan sikap transparance (keterbukaan), antara sesama, dan fair serta kejujuran untuk mengungkapkan apa yang ada dalam hati. Segala pujian dan sanjungan, atau kebencian dan unek-unek, agar mengetahui sampai dimana tingkat saling mempercayai untuk membina keharmonisan. Hal yang kecil, bila terus-terusan terabaikan, akan berimplikasi kepada preseden buruk bagi kelanggengan suatu hubungan cinta kasih. Setidaknya, persiapkan diri sejak dini untuk bisa saling adanya transparance dan kepercayaan sesama.
Anugerah Tuhan begitu besar, ketika berjuta kebahagian dapat diraih. Sama halnya, cinta merupakan bagian dari kebahagian yang melebihi kebahagian lainnya. Putus cinta bukan berarti tak punya cinta. Cinta itu tetap ada kalau saja kita mau mengambil alih cinta. Dari satu cinta ke cinta lain. Karena cinta akan di dapat, apabila ada yang memberi cinta. Dan cinta akan hilang, apabila diberikan orang lain. Agar cinta tak pernah hilang, maka harus ada yang memberi. Bukan cinta namanya, bila bertepuk sebelah tangan. Bukan cinta namanya, bila memaksa atau merasa terpaksa. Bukan cinta namanya, bila tergantung bagaimana n’tar atau n’tar gimana.
Cinta harus ada ketersalingan. “Saling memberi dan saling menerima”, (Take and Give). Tak perlu meminta, pasti ada yang memberi. Tak usah menolak, baiknya cukup menerima. Jadi, itulah cinta. Mudah-mudahan metoda ini cukup memberikan gambaran, agar dapat terlaksana dalam menjalin sebuah keharmonisan
DARI HATI YANG PALING DALAM, BENAR ADANYA KALAU ABANG MASIH MENCINTAI ‘DIK JOO’. TAPI…, ABANG NGGAK MENGETAHUI APAKAH HARUS MEMILIKI? KEMBALI LAGI PADA ANUGERAH TUHAN!!!
Adahal yang harus diperhatikan. Bahwasan jadikan semua pengalaman dalah guru yang paling sempurna. Karena dari pengalaman bisa dipetik saripati sebuah hikmah, yang maknanya begitu mendalam. Kegagalan, salah satu yang perlu dikhawatirkan. Kekecewaanlah yang harus ditakutkan. Bila itu sudah dipersiapkan dan nggak ada masalah lagi, maka bersiap-siaplah tuk menghadapi semuanya.
Jakarta, 09-03-2004
+ JOO
Kadang kehidupan ini nggak bisa dimengerti, merumitkan dan membingungkan. Tapi, kadang keajaiban dalam hidup datang secara tak diharapkan. Perasaan dan hati nggak bisa dibohongi. Hati selalu jujur, tapi mulut selalu mengeluarkan dusta. Begitu juga dengan hatiku, nggak bisa bohong. Harus aku akui, bahwa aku butuh abang, aku memerlukan abang disampingku. Aku sayang sama abang, tapi aku nggak ingin jadi milik abang, namun sebaliknya, aku ingin memiliki abang, membingungkan memang perasaan ini. Tapi lupain ajach pernyataan yang tadi, nggak usah abang pikirkan, biasanya juga cuek.
Abang nggak pernah tau dan nggak pernah tanya keadaan dan kehidupanku, tapi itu nggak penting. Sebenernya ada yang aneh ajach, kita kenal sudah lama, dua (2) tahun labih abang kenal Yuni (Joo), begitupun sebaliknya. Baru kemarin aku ngobrol sama seseorang yang baru aku kenal, dua kali pertemuan, dia (teman baruku) sudah bisa mengambil kesimpulan dengan menatap mataku dan menebak apa yang ada dihatiku, dia tau apa yang aku pikirkan. Sedangkan abang nggak pernah mengenali aku secara mendalam, nggak pernah bicara dari hati ke hati, karena abang memiliki dua hati yang berlainan.
Abang hanya kenal aku dari luarnya saja, misalnya; tingkah laku, pembicaraan, keharmonisan dan saling memberi perhatian. Dan aku berkesimpulan, sampai sekarangpun abang orang yang paling menyebalkan. Kadang-kadang membosankan, menjengkelkan, geregetan (mau marah tapi nggak bisa marah) dan sebagainya, tapi (abang) baik dan romantis. Abang pernah bilang, bahwa abang butuh aku, sama, aku juga selalu membutuhkan abang, karena abang orang pertama setelah ortuku (orang tuaku), datang dalam cinta dan perasaanku. Jadi aku ingin abang selalu aku andalkan, membantu dan menjadi teman setia dikala aku duka dan bahagia, dan hati ini akan selalu bersatu.
Jakarta, 09-04-2004
+ JOO
Aku rasa, hari ini akan menjadi hari dan pertemuan yang menyenangkan bagiku. Aku kangen banget sama abang setelah dua (2) minggu lebih kita nggak ketemu. Entah apa yang terjadi, pertemuan ini jadi membosankan. Bukannya membahagiakan, apa yang aku bayangkan sebelumnya. Padahal aku ingin kita bersama lebih lama lagi, tapi suasananya nggak mendukung untuk itu. Jadi yach…, jalan terbaik aku putuskan tuk pulang dengan membawa rindu yang tak terjawab. Lagi pula kondisi badanku nggak mendukung, dan abang pula lagi bosan sama aku. Lengkap sudah perjalanan ini. Ingin aku ungkapkan sesuatu untukmu, tapi nggak bisa dan nggak berani. Mungkin suatu saat yang tepat dan sudah waktunya, aku akan berani mengungkapkannya. Biarlah semua ini berjalan dengan sendirinya dan apa adanya walaupun dengan perjalanan dan jawaban yang membutuhkan waktu lama.
Jakarta, 01-05-2004
+ JOO
Tepatnya, pada tanggal 01 Mei 2004 ini adalah hari bahagianya, karena dengan bertambah umurnya, mungkin bertambah pula jenggotnya. Aku doakan semoga abang dipanjangkan umurnya, dimudahkan urusannya, dilancarkan tujuan dan cita-citanya. Katanya, hari ini abang sedang berpesta-pesta dengan teman-temanmu yach? Sudah aku bayangkan, aku nggak bisa ikut dan ada disamping abang waktu/saat ini, dan abang juga ingat dengan kehadiranku. Sebenernya aku ingin menjadi orang pertama yang mengucapkan ‘selamat’ sama abang. dengan berbedanya pekerjaan dan waktu kita, jadi aku nggak bisa menjadi orang pertama. Tapi jangan lupa, abang orang pertama dalam perjalanan cintaku. Pertama aku mengenal cinta, pacar, pengorbanan dan saling memberi. Abang orang yang paling dewasa diantara orang yang pernah dekat dengan aku, paling menyebalkan, paling pede (PD: percaya diri), paling jelek…. Tapi gue suka, yang mungkin mulai mengenal awalnya dari situ. Dan itu akan jadi pengalaman gue sampai sekarang. Entah, pengalaman apalagi yang gue dapat dari abang besok atau lusa nanti. Hanya waktu yang akan menentukannya.
Jakarta, 22-05-2004
+ JOO
Gue pikir, hari ini gue akan dapat jawaban dari semua cerita sumi (teman curhat). Tapi nyatanya, gue malah mendapat jawaban yang bikin gue boring. Sebenernya, gue masih pengen lebih lama lagi bersama loe, bang. Tapi hanya yang sok sibuk dan aneh, malah maenin HP (handpone) dan nggak jadi ngomong apa yang gue maksud. Perasaan gue nggak bisa dibohongi, gue masih sayang sama abang. makin sering kita ketemu, makin bertambah rasa sayangku ini, dan makin susah untuk bisa menghilangkan perasaan ini.
Jakarta, 16-08-2004
- BEK
Yank…. Bohay. Terkadang abang berpikir, bagaimana caranya bisa mengenal seluruh keluarga dik Joo lebih deket, agar hubungan kita dapat direstui dan langgeng. Mungkinkah ada keraguan pada diri dik Joo, bahwa abang ini belum punya masa depan yang jelas, sehingga dik Joo nggak ada kesiapan tuk mengenalkan abang pada keluarga dik Joo. Kalau itu alasannya, mungkin abang sedikit memahami. Dan keraguan yang ada pada diri dik Joo patut abang tuk pertimbangkan lagi. Namun, sampai kapankah harus begini?
Bercinta seolah pelarian. Niat abang tulus, jangan sampai kisah lalu terulang lagi. Makanya, kenapa abang ingin sekali hubungan diantara cinta kita mendapat restu. Semua ini agar terciptanya sebuah kesungguh-sungguhan dalam cita dan cinta kita, itupun untuk kebaikan kita bersama. Kalau saja dik Joo mengerti dari segala maksud abang, tentunya dik Joo akan sependapat. Tapi…, abang tetap dalam kesabaran, demi cinta sejati.
Pernahkah dik Joo, terlintas dalam benak pikiran dik Joo. Bagaimana rasanya kalau sudah berumah tangga? Hidup dalam pelaminan, kenikmatan bercinta yang penuh dengan kehangatan. Abang selalu memimpikan itu semua. Persentuhan tubuh bercucuran keringat, pertemuan bibir membawa angan-angan. Betapa indah dan menambah rasa cinta kian mendalam. Malam ini lamunan menyertai bayang-bayang harapan. Kunanti kau saat dipelaminan.
- BEK
Dari mana datangnya linta
Dari sawah turun ke kali
Dari mana datangnya cinta
Dari mata turun ke hati
+ JOO
Dimana yang namanya cinta, pertama tidak akan pernah lupa!
Don’t forget me.
- BEK
LEMBARAN BARU
ADALAH CERITA BARU
MAKA CINTAPUN BARU
DAN SEGALANYAPUN BARU
+ JOO
Memory 2000 tak akan pernah lupa untuk selamanya. Kelas 2.3
- BEK
Lembaran lama ini, tertutup sudah lama sekali, takkan mungkin kukenang kembali.
- JOO
Coba kau rasakan, apa yang aku rasakan. Cinta yang harum merekah, akhirnya ditinggalkan.
- JOO
Aku harap tinggalkan semua masa lalumu. Sekarang kita buka lembaran baru untuk meraih cita dan cinta kita di tahun 2002 ini.
Sorry, bukan aku ingin ikut campur atau menambah masalah atau mengingat luka yang telah lama kau lupakan. Cuma, aku ingin mengingatkan saja, dan sebaiknya sich memang nggak begitu.
- BEK
Kau memang sangat dewasa dalam menjalani sebuah cinta. Aku bangga dan sangat senang sekali padamu, itulah yang aku harapkan selama ini. Memang kaulah orang yang tepat untuk selalu disisiku. Bagiku baru kali ini, baru kutemukan seorang gadis sepertimu.
Kau berhak untuk mengetahui dan mencari tahu segalanya, tapi tentunya kau tidak harus menyimpang dari koridor dan garis-garis batas sewajarnya. Aku memang tidak wajib merahasiakan sesuatu yang seharusnya kau ketahui, tapi yang satu ini berat bagiku untuk mengatakan yang sebenarnya. Akupun berkewajiban dalam hal ini, tidak memberikan kejelasan padamu. Sebab ada ketentuan yang harus aku rahasiakan, namun ini tidak akan berlangsung lama. Kalau saja memang waktunya sudah tepat, akupun wajib untuk membuka rahasia ini. Demi cinta kita, percayalah!
“MISTERIUS”
WAKTU KAN BERLALU
HARI-HARIPUN KAN BERLALU
BILA TAHUN BERGANTI
ZAMANPUN KAN IKUT BERGANTI
HATI SIAPA KAN TAK MENENTU
HATI SIAPA KAN TAK BERTANYA-TANYA
BILA HIDUP PENUH TANDA TANYA
INI RAHASIA, ITU RAHASIA
MENGAPA SEMUA DIRAHASIAKAN
APAKAH SELAMANYA KAN TERUS BEGINI
SAMPAI KAPAN HARUS MENUNGGU
MUNGKIN HANYA ORANG YANG BERPIKIRLAH
MAMPU TUK MENCARI JAWABANNYA
